Ini hanya gambaran dari sebuah perjalanku, ini hanya sebuah cerita tentang masa laluku
1. Log
§ 0 – 12 tahun (masa masa indah)
Aq lahir dan memulai masa kecil di Kota Malang, sebuah kota yang dulu masih sejuk dan indah, aq lahir dari keluarga sederhana pasangan KKO dan Guru, setelah umur tiga bulan Bapak meninggal dalam kecelakaan setelah pulang dari tugas di TIMTIM. So aq kurang bisa bercerita banyak tentang itu. Aq mulai mengenal pendidikan formal di TK yg kebanyakan gurunya adalah tetangga atau temen dari Ibuk ku, masa kecil yg menyenangkan, karena bisa bermain yang mungkin tidak bisa di lakukan anak kecil sekarang, mandi di S. Brantas, maen di sawah , bentengan, bakar jagung, ketela punya orang (he he he) dan banyak lainya. Sekolah pertama ku di SD Negri Dinoyo III yang jaraknya sekitar 1 kiloan dari rumah, pulang pergi jalan kaki.
§ 12 – 16 tahun (masa masa kelam)
Yah ini lah periode terburuk dari perjalanku, aq sekolah di SMPN 1 Malang di jalan lawu, disinilah kenakalan ku mulai nampak, mulai berkenalan dengan miras, narkoba, rokok, tawuran, mbolos, manjat dinding stadion gajayana hanya untuk nonton PS. Arema. Ada juga pengalaman yang tidak akan terlupakan , aq pernah di sidang di hadapan semua guru, n beberapa diantaranya mendorong kepalaku (njundu kalau orang malang bilang). Karena kenakalanku sendiri atau gurunnya aja yang gak mau aq tinggalin, terpaksa dech aq tetap tinggal di kelas 2 he he he he, setelah itu aq pindah ke SMPN 1 Tumpang 20 kilo dr arah malang dan ditempatin di sebuah Pondok Pesantren di Desa Jago Kecamatan Tumpang di sana tetep aja seperti itu malah aq jarang tidur d1 pondok seringe malah tidur di tempat temen temen atau malah nongkrong di Ranu Pane. Aq anak kelas 2 SMP yang telah menjejakkan kaki di atas Gunung Tertinggi di Pulau Jawa. Karena di anggap malah jauh dari pengawasan keluarga akhirnya aq di boyong balik lg ke malang dan sekolah di SMP Wahid Hasyim Malang sekolah yang didirikan oleh keluargaku.
- 15 – 19 tahun (recovery)
Mungkin untuk menghindari kejadian yang seperti dulu, akhire aq di sekolahin di Jombang di tempat Om, aq sekolah di SMA Muhammadiyah 1 Jombang, tidak banyak yang berkesan di sini kecuali aq mulai hidup teratur (matur suwun pak lek). Tapi di tempat ini juga aq mulai menempa diri dengan berbagai kegiatan baik kebudayaan (LSM NAFAS), religi (Pengajian Padang Mbulan), Naik Gunung. Dll. Ada suatu kejadian yang membuat aq sempat shock, di saat aq mulai persiapan untuk ujian akhir dan mengkikuti UMPTN Ibunda tercinta dipanngil oleh yang sang pemiliknya , ALLAH .
- 19 – 24 tahun (belajar, bermain, berjuang dan bercinta)
Setelah lulus SMA, aq di terima di Teknik Pengairan UNIBRAW, so aq kembali lg ke kota tercinta. Masa masa ini sangat berkesan dan merupakan media aktualisasi diri yang sangat real untuk menguji mentalitas. Kebutulan juga suasana saat itu sedang bergejolak untuk menurunkan rezim Soeharto, kita yg di malang juga ikut bergelora untuk menyuarakan itu, ada satu hal yang penting di saat itu yang menjadi concern kita bersama, yaitu menjaga Kota Malang tetap dalam keadaan kondusif . Akhirnya kita di Fak Teknik Unibraw membuat sebuah kegiatan yang kita namakan Gerakan Malang Damai (GMD) yang mencoba untuk memfasilitasi pertemuan bagi semua elemen partai maupun akar rumput yang ada di malang untuk membuat komitmen bersama menjaga kota malang, kegiatan ini juga untuk menegaskan kembali Eksistensi AREMA bahwa arema tidak berpolitik dan tidak mau digunakan sebagai alat politik. Kegiata ini bisa dikatakan sukses dengan parameter tidak terjadinya kerusuhan di Kota Malang berkat andil berbagai macam pihak terutama akar rumput di malang, beberapa diantaranya yg sempat kita kontak adalah, Tembel, Ovan Tobing, Sam Lucky dan akar rumput lainnya.
Selanjutnya saya disibukkan dengan kegiatan bermain, naik gunung, dan menyiapkan kegiatan besar Teknik Pengairan yaitu Pekan DAS Brantas aq ama temen2 berada di divisi penelusuran yang menyiapkan semua hal tentang hal itu, penelusuran sendiri akan di mulai di Coban Talun di Batu finis di Pasca Sarjana, kita menyiapkan mulai dari rute, pos pantau, post chek list, rute ambulan dan jalur evakuasi yang dibutuhkan. Beberapa kejadian lainnya yang sangat berkesan adalah kegiatan OSPEK anak2 2000, kita di Pengairan saat itu sangat membenci arogansi, senioritas, dan tindakan fisik lainya , oleh karena itu kita keluar dr pakem teknik untuk membuat pola pembinaan (kita sebut pendampingan) yang lebih beradab dan masuk akal. Karena proses tarik ulur yang tidak bisa di kompromikan akhirnya kita keluar dari proses pembinaan yang ada di Fakultas , selanjutnya temen2 pengairan kita tarik dan di dampingi oleh mentor dari pengairan, hal ini membuat Teknik gempar, sampe2 ada surat keputusan dr Dekan yang keluarnya jam 5 sore (nglembur kali dekan e) untuk melarang kegiatan di luar. Dengan segala resiko kita terjang aja SK itu karena show must go on. Eksperimen mental selanjutnya adalah ketika kita mengadakan kegiatan water day salah satu itemnya adalah sebuah konser musik jazz reborn punya indra lesmana, banyak kejadian lucu dan menegangkan juga karena kita bukan profesional di EO, mulai dr berhadapan dengan calo, polisi, Dispenda, maupun dr pihak sponsor yang ternyata tiket yang beredar jumlahe tidak sama dengan yg kita pegang, untung impas bisa menutup semua biaya operasional.
- 25 – …..
Selepas kuliah aq kerja ikut dosen, pengalaman pertama adalah ikut dalam pekerjaan Pengembangan Sumber Daya Air di Kabupaten Sumenep, aq di Sumenep selama 40 hr, puanas poll dan SIMTARU Kota Malang, sebagai GIS Engineer. Tahun berikut nya aq kerja pada pekerjaan SIMTARU Pasuruan, mulai menyiapkan dokumen tender sampe di pengelolaanya serta sebagai GIS Engineering dan Analis Hidrologi. Pada pekerjaan ini harus bolak balik ke jakarta , pernah se dalam 1 minggu harus bolak balik jakarta malang (koyo wong sugih, numpak pesawat sisan he he he).
Tahun berikutnya aq ama temen nyoba untuk berdiri sendiri mengelola kantor sendiri, pengalaman pertama adalah pekerjaan di kalimatan timur dan di kabupaten malang, selanjutnya sampe sekarang aq ama temen (Sofwan Muliawan, temen satu angkatan) tetep berusaha untuk membuat kantor kita sendiri semakin eksis.
2. Hobby
Aq suka sesuatu yang alami, aq pusing jika berada di keramaian, aq tidak bisa nikmati diskotik, dugem dan kawan kawanya, bukan karena apa2 karena aq tidak bisa enjoy saja, aq lebih suka tahu petis, weci, menjez drpada pizza hut karena lidahku jawa, aq lebih suka pecel, tahu campur, sego lodeh, sego rujak darpada Mcdy atau KFC karena lidahku jawa. Aq suka naik gunung meskipun 2 tahun terakhir sudah tidak melakukan (tp akan terus melakukan), aq suka jalan jalan untuk mengenal sesuatu yang baru, dan juga aq suka film (naruto fans), aq suka musik meskipun hanya sebagai pendengar saja, aq suka baca apapun (angkasa magazine, commando magazine, National Geographic).
3. Family
Aq dibesarkan dalam keluarga besar NU buanget, masuk dalam klan bani munasrip (keluarga besarku punya yayasan nama e nama eyang eyang buyutku) untungnya dikeseharianku aq di besarkan oleh keluarga yang sangat demokratis yang membuka peluang terjadinya dialog. Ibu merupakan tokoh yang sangat sangat berpengaruh bagiku, (she great women besarin ke 5 anaknya tanpa suami dan sampe lulus bangku kuliah semua). Aq bersaudara ada lima pertama cewek , Farida Arifiana almarhumah (nih kakaku yg pendiam, sabar, sayang sudah dipanggil tahun 2007 kemarin, anak2 nya sekarang jd bagianku) kakakku yang kedua Maria Ulfa Hayati, cewek lahir di Manado waktu bapak tugas disana, tipikal arema banget, ceplos ceplos, dan beliau yang gantiin ibuk waktu gak ada, beliau ama suaminya yang biayai adek2 nya kuliah, kakaku ketiga cowok, Arif Jauhari, lg S2 di Solo ama istrinya, kakakku yang ke empat cewek, rina Robiana, sangat pendiam, sekarang berada di banjarnegara bersama suaminya. Yah we are happy family.
just ordinary people living at ngalam n pride of the city
Wah bercintane ndi kok perjuangan thok padahal ada item belajar, bermain, berjuang dan bercinta ha ha ha btw sukses wo…
he he he
CERITA CINTANE ENDI WOB