Musim penghujan kali ini mang bener bener ruar biasa , lain dr tahun tahun sebelumnya atau yang biasa di sebut dengan tahun basah. Tgl 28 mei yang lalu pas kebutulan hujan agak gede aq sempatin tuk ke Waduk lahor ama Bendungan Karangkates (he he he maklum anak pengairan……)
Baca entri selengkapnya »
Lahor n karang kates, akhire over toping juga
April 25, 2008LAGUNA SEMPU
April 25, 2008
Karena pekerjaan akhirnya bisa juga nech jalan jalan di seputaran kabupaten malang, Tujuan kali ini adalah pantai sendang biru dan pulau sempunya. Pantai ini menurut hasil kajian kita harus ditetapkan sebagai kawasan lindung sampai batas 200 meter dari garis pasang tertinggi. Secara geografis pantai ini terletak kira kira pada koordinat 686.000 MT dan 9,067.00 MS masuk dalam zona 49S UTM, secara administratif masuk dalam desa Sendang Biru kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten malang atau sekitar 60 km arah selatan kota malang. Secara fisografis pantai sendang biru juga termasuk unik tidak seperti tipikal pantai pantai di sekatan pulau jawa yang cenderung memiliki ombak yang sangat besar. Ombak di pantai Sendang Biru relatih lebih tenang karena adanya barier alami berupa Pulau Sempu yang menyebabkan sirkulasi gelomambang dan angin yg menuju pantai ini menjadi tereduksi.
Baca entri selengkapnya »
Raja Raja Besar di Mulai dari SINI
April 25, 2008Bukan Primordial, Bukan Kedaerahan, tapi sebuah kenyataan historis,
hanya Pride Of The City
Yups inilah Arek Malang
Malang sebuah wilayah yang terkurung oleh jajaran pengunungan yang berdiri tegak dengan sombongnya merupakan tempat bagi tumbuhnya sebuah civilization yang pernah mewarnai haru biru dan hitam putihnya nusantara tercinta. Tumbuhnya peradaban di malang raya di mulai sekitar abad ke 7 Masehi. Peninggalan yang lebih tua seperti di Trinil dan Wajak – Mojokerto hanya sebuah bukti bukti fisik (fosil) yang tidak menunjukkan adanya sebuah peradaban. Peninggalan sisa peradaban purbakala disekitar wilayah Malang seperti Prasasti Dinoyo (berangka tahun 760 Masehi), Candi Badut, Besuki, Singosari, Jago, Kidal dan benda keagamaan berasal dari tahun 1414 di Desa Selabraja menunjukkan Malang sebagai sebuah peradaban yang kontinyu selama 7 abad .
Ditulis oleh samowob
just ordinary people living at ngalam n pride of the city